Sabtu, 03 Maret 2012

Empat Medali Emas di Awal Tahun

Asa tinggi kembali diusung kontingen Drum Corps Arek Suroboyo yang berangkat ke Kejurda 2012 yang berlangsung 23-26 Februari di Pamekasan mewakili Kota Pahlawan. Dalam Kejurda kali ini, Surabaya menurunkan 25 atlet dan 6 pelatih yang bertanding sebanyak empat dari lima nomor yaitu LBB, LBJ, LKKB, dan Padarampak sedangkan yang kelima adalah LUG. Waktu persiapan yang singkat dan berbagai kendala yang ada memaksa kami tidak mengikuti mata lomba yang paling bergengsi itu.

Dengan tidak mengikuti mata lomba LUG kami bisa benar-benar fokus di 4 nomor yang ada. Notabene LUG memang butuh persiapan dan latihan yang lama. Ternyata Tuhan memang memberikan jalan terbaiknya. Dari kompetisi di Pulau Madura itu hasilnya sangat melegakan bagi Surabaya. Kami berhasil membawa pulang 4 emas! Hebat bukan? Artinya kami memang sungguh-sungguh memaksimalkan kesempatan yang ada.

Padarampak: Mas Ardi Prinata sabagai komandan dalam barisan ini

Bersedia, siap, yak!: panas terik pulau tropis Madura tak menyurutkan semangat kami

Pelatih tercinta: Pak Bambang Erwanto dan Mas Gagan Gumilar

Proud of Suroboyo: kami datang mengangkat nama, kami pulang membawa bahagia

Ini prestasi kami. Bagaimana dengan kamu?

Senin, 09 Januari 2012

Acara Gowes Bareng Sambut Tahun Baru

Kami adalah bagian dari warga kota, sudah seharusnya kami wajib memanfaatkan kebijakan-kebijakan Pemkot. Loh? laiya toh, lha wong sudah disediain kenapa gak dipake? Seandainya tidak dimanfaatkan, yakin, Pemkot merasa dirugikan. Ya gak, Sob? hehehe

Yang kami manfaatkan adalah program Car Free Day yang dilaksanakan setiap minggu di Jalan Darmo dengan cara gowes bareng. Selain untuk menghargai kebijakan Pemkot yang ada, kegiatan tersebut juga ditujukan untuk memupuk rasa kekeluargaan DAS dan juga bisa dibilang sebagai alternatif latihan fisik.

Hari itu hari Minggu tanggal 8 Januari 2012. Kami berkumpul di Jalan Sedap Malam pukul 05.30 untuk melakukan persiapan, yaitu memasang bendera kecil kuning dan hijau pada sepeda kami untuk menandakan konvoi. Pukul 06.15 barulah kami memulai perjalanan kami. Rute kami adalah berbagai taman yang ada di Surabaya diantaranya: Taman Buah Undaan, Taman Mundu Tambaksari, Taman Bungkul Darmo, dan Taman Surya Kotamadya Surabaya. What a great day!

Start: di Jalan Sedap Malam kami melakukan persiapan

Menjelajah kota: dengan mengenakan kaos satuan merah dan biru

Car Free Day: menikmati Jalan Darmo yang biasanya penuh sesak dengan besi panas(motor)

Rehat: di Taman Bungkul kami meluruskan kaki sejenak dan menyapa warga lainnya

Grrr, auuum!: saat hari minggu banyak komunitas sepeda unik yang 
melakukan aktivitasnya. Salah satunya yang kami temui saat itu.

Senin, 14 November 2011

Parade Surabaya Juang 2011



13 November 2011, Pemerintah Kota Surabaya kembali mengadakan parade Surabaya Juang untuk memperingati hari pahlawan di kota Surabaya yang notabene adalah kota pahlawan. Dalam kesempatan ini, DAS kembali diberi kepercayaan untuk menyemarakkan parade Surabaya Juang 2011.

Jumat, 11 November 2011

BAKTI SOSIAL DAS di R.A RAUDLATUL HASAN



4-6 November, DAS melakukan rafting di desa Condong, Kab.Probolinggo. Hal ini bertujuan untuk mempererat lagi kekompakan DAS. Namun, kami tidak segera terhanyut dalam kesenangan saja. Karena, bisa dikatakan daerah kami menginap merupakan daerah kecil dengan fasilitas minim. Oleh karena itu, DAS sedikit melakukan Bakti Sosial kepada anak-anak usia dini di lingkungan kami menginap waktu di Probolinggo tepatnya di R.A Raudlatul Hasan

Rabu, 26 Oktober 2011

DAS Did it Again :)



23 Oktober 2011, PDBI Jawa Timur kembali mengadakan lomba Kirab/Parade untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. Lagi-lagi kami pulang dengan membawa prestasi dari event tersebut. Terima kasih semua :)

Senin, 24 Oktober 2011

Yes, We Are The Champion


16-21 Oktober 2011, Ketajaman taji DAS kembali di uji pada kejurnas PDBI satuan kecil di Yogyakarta. Dengan usaha dari semua tim, DAS kembali berhasil membawa pulang gelar dari kejuaraan tersebut. Peringkat 1 Lomba Unjuk Gelar, Peringkat 1 Color Guard Player, dan Best Tuba Player adalah gelar yang diraih DAS.

Rabu, 17 Agustus 2011

Parade Senja 17 Agustus 2011

Parade Surya Senja 17 Agustus di Grahadi lalu mengambil tema "Umbul-umbul Gula Klapa". Dan alhamdulillah tim Color Guard DAS dipercaya ikut dalam meramaikan sendratari kolosal tersebut.

Warna-warni sesuai dengan tema Umbul-Umbul Gula Klapa

"Umbul-umbul Gula Klapa" merupakan sebuah simbol yang diambil dari gula(merah) dan Kelapa(putih) melambangkan semangat rakyat yang mewujudkan kerajaan Majapahit, kerjaan Nusantara terbesar yang pernah ada. Lambang itu pulalah yang telah mengilhami semangat kemerdekaan bangsa Indonesia dan memperteguh keberanian dalam memperjuangkan kebaikan.

Lambang itu pulalah yang telah mengilhami semangat kemerdekaan bangsa Indonesia dan memperteguh keberanian dalam memperjuangkan kebaikan. Semangat ini yang diasjikan dalam Sendratari 'Umbul-umbul Gula Klapa' yang digelar saat upacara penurunan bendera memperingati hari Kemerdekaan RI di gedung Grahadi, Rabu (17/8), lalu.

Sendratari yang diikuti 250 seniman ini bercerita mulai dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit di mana saat itu wilayah Nusantara damai dan tentram. Sampai pada akhirnya datanglah bangsa Tar-tar, Belanda, dan Jepang yang ingin menguasai Indonesia. Dengan semangat Umbul-umbul Gula Klapa rakyat Indonesia tak menyerah begitu saja. Mereka melakukan peperangan sengit dan membuahkan hasil yang sangat bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Ternyata tak sampai di situ, Belanda masih mencoba menguasai kembali khususnya di wilayah Surabaya. Hingga terjadilah insiden Yamato, yaitu perobekan bendera -merah, putih, dan biru- Belanda menjadi bendera Indonesia di atas Hotel Yamato Jalan Tunjungan yang kini menjadi Hotel Majapahit.

Reka perobekan bendera belanda di Hotel Yamato 1945